
Palestina, baik di Gaza maupun Tepi Barat, sedang dalam kondisi genting. Di Gaza, gencatan senjata masih saja berlangsung. Agresi penjajah telah meninggalkan luka yang menganga. 90% warga Gaza kini berstatus pengungsi. Bahkan yang pulang ke asalnya dari pengungsian tak lagi mendapati rumah mereka karena telah luluh lantak akibat serangan bom.
Anak-anak Gaza kini mayoritas yatim. Tak terbayang oleh kita, bagaimana seorang anak yatim hidup di tengah penjajahan, kelaparan, minim sumber air, dan tidak ada orangtua yang melindungi mereka. Wanita Gaza yang berstatus janda meningkat berkali lipat. Mereka kini kebingungan bagaimana menjaga dan menghidupi anak-anak mereka tanpa suami yang mendampingi.
Tapi, warga Gaza adalah pejuang yang tidak suka mengiba. Mereka adalah umat yang penuh kemuliaan dan kegigihan luar biasa. Apa yang terjadi di Palestina sebenarnya adalah ujian bagi kita, apakah kita tergerak untuk ikut terlibat dalam perjuangan mereka? Sediakah kita berdiri di shaf kedua? Mari terlibat dan raih pahala perjuangan mempertahankan tanah para nabi sekarang, bersama SDI Al-Hidayah.
Tunggu apa lagi? klik tombol ‘DONASI SEKARANG’ dan salurkan infak terbaik Anda sekarang.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik